laba-laba pemakan katak?


ini video yang memperlihatkan laba-laba yang memakan katak.


Read more...

ada katak raksasa pemakan tikus


Mungkin yang anda ketahui bahwa Katak suka memakan nyamuk atau
serangga lain. Tapi, tahukah anda di Afrika, terdapat katak yang suka
memakan tikus.

Katak Afrika merupakan jenis katak paling besar
di dunia. Dengan permukaan tubuh yang kasar dan licin, katak itu pada
umumnya memiliki sifat yang agresif dan temperamen. Karnivora amfibi itu
bisa melompat sejauh 12 kaki dan memiliki gigi taring yang juga
digunakan untuk berkelahi.

Senior Tropical House Keeper di Kebun Binatang Newquay, Inggris, Dan Garrick yang biasa memberi makan katak itu setiap hari mengatakan, katak Afrika ini adalah jenis katak yang serakah. "Mereka adalah katak predator yang hanya duduk menunggu korbannya," kata Dan.

Cara berburu katak berwarna hijau kuning ini adalah dengan melakukan serangan tiba-tiba pada hewan yang bisa dijangkaunya. Binatang yang menjadi korban itu dipastikan mati lemas karena shock sebelum sampai ke pencernaan. "Jika mangsanya terlalu besar, maka katak itu akan menunggu isi perutnya keluar," kata Dan.

Meskipun terlihat sangat garang, katak ini ternyata juga punya sifat penyanyang. Induk katak itu selalu menjaga telur dan kecebong dari ancaman predator. Jenis katak ini juga menggali kolam khusus untuk memastikan anak-anak mereka tidak kekeringan.

Katak Afrika atau dalam bahasa Latin Adspersus Pyxicephalus adalah binatang pemakan serangga, tikus, burung dan dikenal menjadi kanibalisme untuk mengalahkan katak lainnya.

Satu ekor katak Afrika ini berbobot hingga 2 kilogram dengan panjang mencapai 24 centimeter. Katak ini bisa ditemui di seluruh wilayah Afrika bagian selatan, pusat dan timur.(tempointeraktif)


Read more...

Perang tersingkat dalam sejarah


Perang unik antara Inggris vs Zanzibar pada 27 Agustus 1896, hanya berlangsung selama 40 menit.

Ini merupakan perang terpendek dalam catatan sejarah. Pemicu perang adalah kematian pro Inggris, Sultan Hamd bin Thuwaini melawan penggantinya,Sultan Khalid bin Barghash.

Sesuai perjanjian yang ditandatangani tahun 1886, pengganti Sultan harus persetujuan konsul Inggris, namun Khalid melanggar perjanjian tersebut, tanpa persetujuan Inggris Khalid naik tahta. Inggris berang, dan memberi ultimatum untuk turun tahta, namun Khalid tak mengindahkan. Sebaliknya, merespon ultimatum Inggris, Khalid mengerahkan angkatan bersenjatanya dan membaricade istananya dari serangan Inggris.

Inggris berang! Sikap menantang Khalid dijawab Inggris dengan serangan di pagi hari tgl 27 Agustus. Inggris membombardir Istana Khalid dan mencerai beraikan pasukan yg menjaga istana.

Setidaknya ada 500 korban dari pihak Khalid, sementara hanya satu prajurit angkatan laut Inggris yang cidera. Perang singkat itu hanya berlangsung 40 menit. Sultan Khalid pun bertekuk lutut!

Read more...

cacing aneh ditemmukan di laut sulawsi


Cekungan di Laut Sulawesi ternyata menyimpan makhluk aneh, sejenis annelida atau cacing berbuku dengan tentakel panjang yang tumbuh di kepalanya. Spesies baru yang dinamai Teuthidodrilus samae itu adalah squidworm atau cacing cumi karena binatang tersebut memiliki banyak tentakel, seperti cumi-cumi.

Cacing berukuran 9,4 sentimeter itu sebenarnya jauh lebih cantik dan anggun dari seekor cacing maupun cumi-cumi. Dua tentakel di bagian depan mengulir bak tanduk. Delapan tentakel lainnya menjulang tinggi di atas tubuhnya, hampir sama atau bahkan jauh lebih panjang dari tubuhnya.

Barisan struktur mirip sirip tipis yang tumbuh berselang-seling di kedua sisi tubuhnya membantu binatang itu mengendalikan arah. Binatang yang berenang tegak tersebut memiliki enam pasang organ leher melengkung yang membantunya merasakan dan mencium di bawah air.

Berdasarkan video dan analisis spesimen, Osborn menggolongkan spesies itu ke dalam famili Acrocirridae, berkerabat dekat dengan cacing pengebom Swima bombiviridis dan Tawi-tawi. Mengingat bentuknya yang begitu berbeda dibanding "saudara" lainnya, T. samae dimasukkan ke genus baru.

Annelida itu ditemukan dalam sebuah ekspedisi menggunakan robot selam yang dikendalikan dari jarak jauh (ROV) pada Oktober 2007. Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Karen Osborn dari Scripps Institution of Oceanography di California, Amerika, itu menemukan T. samae pada kedalaman 2,8 kilometer. "Ini begitu menggairahkan karena binatang itu begitu berbeda dari spesies yang telah dideskripsikan sebelumnya, dengan perangkat kepala yang menakjubkan," kata Osborn.

Cacing cumi biasanya hidup di kedalaman 100-200 meter di dasar laut. Lapisan tersebut banyak dihuni oleh fauna dan flora yang ternyata belum dipelajari selama ini. Selama ini kawasan yang dikenal sebagai Coral Triangle tersebut tak "terjamah" karena peralatan untuk mengumpulkan sampel atau mengais dasar laut dalam itu tak dapat menjangkaunya. Spesimen yang bisa diangkat ke permukaan kerap rusak, sehingga tak dapat digunakan atau dikenali.

Dalam eksplorasi yang dipublikasikan dalam jurnal Biology Letters itu, tim Osborn mengumpulkan tujuh spesimen annelida. ROV Max Rover Global Explorer, yang dioperasikan dari kapal riset Filipina BRP Hydrographer Presvitero, melakukan observasi langsung di kolam air dalam itu, yang direkam dengan sebuah video berdefinisi tinggi. ROV juga dilengkapi alat penyedot high flow, sehingga dapat mengambil fauna kecil tanpa membuatnya hancur.

"Ketika mengeksplorasi kolom air dalam ini, saya memperkirakan lebih dari separuh binatang yang kami temukan adalah spesies baru yang belum pernah dideskripsikan," ujarnya.

Meski bertampang menyeramkan, cacing ini tampaknya bukan binatang pemangsa yang ganas. Dia hanya memakan "salju laut" alias sisa-sisa tumbuhan dan binatang mikroskopis yang tenggelam serta material feses dan lendir. "Meski cuma 'sampah', makanannya kaya nutrisi," kata Osborn.

Read more...

Prev home
can't play the video? install this!


Download DivX

All videos require the divx and flash player codec,

otherwise your video might not play.

>>>>>>>>>>> Tutorial mencari uang di internet